<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-31470492</id><updated>2011-04-21T15:59:51.169-07:00</updated><title type='text'>OwNhEaRT bL0G</title><subtitle type='html'>YOU ARE ONE AFTER MY OWN HEART</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://d-bay.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d-bay.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>D-Bay BloG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06442859232961986637</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://img174.imageshack.us/img174/3854/img0198wj3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31470492.post-115628797192648724</id><published>2006-08-22T16:02:00.000-07:00</published><updated>2006-10-01T16:07:49.473-07:00</updated><title type='text'>Ketika De Curhat...!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#cc33cc;"&gt;Curhat Seorang Gadis&lt;br /&gt;Oleh: De*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski kau tak slalu di sampingku...&lt;br /&gt;aku tetap tegar menjalani hidup dengan cintamu&lt;br /&gt;aku kan slalu menanti kedatanganmu&lt;br /&gt;karena bagiku, kau adalah segalanya&lt;br /&gt;semoga kita kan bersama dalam nuansa&lt;br /&gt;bahagia yang kita damba&lt;br /&gt;I Miss You&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email pertama buat kekasihku yang jauh nun di sana, yang aku kirimkan beberapa waktu yang lalu. Dia memang baru saja meninggalkanku, demi mencapai sebuah cita-cita luhurnya, belajar di Negeri Para Nabi-Nya. Hubungan kami hubungan jarak jauh. Selama hampir empat tahun berhubungan, kami jarang sekali bertemu. Maklum, aku lahir dan besar di Jakarta, sedang dia asli Malang. Rasa rindu hanya tersalurkan via sms atau sapa lewat telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penantian memang pekerjaan yang paling membosankan, sayang. Tapi kalau penantian itu dibarengi dengan harapan yang sangat besar akan datangnya sesuatu yang dinanti, maka penantian bukan lagi hal yang membosankan, melainkan berubah menjadi sesuatu yang sangat indah. Aku janji akan segera kembali, ke pelukanmu. Yang penting, kamu tetap sabar dan tegar. Aku selalu ada di hatimu, sayang" Kata-kata terakhir kekasihku, yang selalu terngiang di telingaku dan memberiku kekuatan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari kampus, aku sempatkan mampir ke warnet. Harapan besar kekasihku membalas emailku yang lalu. Senyum indah tersungging di bibirku, tatkala ada satu email masuk darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam perjalanan panjangku&lt;br /&gt;satu nama telah memberi warna di jiwaku&lt;br /&gt;itulah namamu, de&lt;br /&gt;senyummu takkan pernah hilang dari mataku&lt;br /&gt;karna namamu slalu terukir dihatiku&lt;br /&gt;kebersamaan kita merona menjelma cinta&lt;br /&gt;nafasku tersengal antara harapan dan ketakutan akan dirimu&lt;br /&gt;yang benar-benar menjadi sosok yang begitu aku rindu&lt;br /&gt;namun...apakah kau merasa apa yang kurasakan saat ini, de?&lt;br /&gt;mengapa aku slalu merasa takut kehilangan ?&lt;br /&gt;seribu perasaan slalu menghantui kemanapun aku pergi.&lt;br /&gt;apakah kau merasakan hal yang sama, sayang?&lt;br /&gt;I Miss You too&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu kau menanyakan kesetiaan seorang perempuan, sayang. Sekali dia bilang setia, seumur hidupnya dia akan setia. Justru aku yang seharusnya mengirim email ini buatmu, karena aku tahu bagaimana laki-laki itu, sedikit banyak aku tahu. Rasa takutku akan kehilangan dirimu, melebihi apa yang kau rasa. Jangan kau tanya lagi rasa rinduku yang tertahan di dada, sudah tidak ada lagi wadah untuk menumpahkannya. Saat ini, hanya kekuatan cintalah yang membuatku bertahan. Ikrar setiamulah yang selalu aku jadikan pegangan. Sungguh, aku sangat menantimu kembali.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaanku sedang tidak enak, nich. Sudah hampir satu minggu kekasihku tidak mengirim kabar kepadaku, sms pun tidak. Ada apa, ya? Apakah dia sudah tidak rindu lagi kepadaku? Apakah dia sudah mulai akan melupakanku? Apakah sudah ada perempuan lain yang saat ini merebut hatinya dari hatiku? Tidak!!! Jangan kau coba mengganggu hubungan "mesra" kami dengan tuduhan-tuduhan seperti itu. Aku sudah kenal siapa dia, sudah kenal banyak tentangnya. Dia tidak mungkin mengkhianati cintaku. Dia akan tetap setia kepadaku. Dia tidak mungkin berpaling kepada perempuan lain. Dia adalah pengeranku, dan aku adalah bidadari paginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tatap foto ukurun jumbo di dinding kamarku. Seutas senyumnya yang manis, ditujukan hanya padaku. Ku tatap lama foto itu, sampai bip message dari hp-ku berbunyi, dan membuyarkan lamunanku akan dia yang begitu aku puja. Satu message dari kekasihku. Apa aku bilang tadi? Dia pasti akan menghubungiku. Tidak mungkin, dia melupakan aku. Pengorbanan kami selama ini tidak mungkin dia sia-siakan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang…sehat kan? Lagi ngapain ne? Sorry banget ya, udah lama aku nggak kirim kabar. Banyak urusan, sayang. Sebagai mahasiswa baru di sini, aku harus lapor diri dulu ke KBRI. Harus bikin kartu mahasiswa, berebutan dengan beribu-ribu mahasiswa lainnya. Sorry banget ya..!! MmuaacchhhJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai, CINTA. Indahnya. Rasa rindu memang kadang sangat menyiksa. Tapi, lama kelamaan, setelah dirasa-rasa kembali, rasa rindu itu terasa sangat nyaman. Kau tahu, betapa aku sangat merindukanmu. Dan kau bisa mengobati rinduku, yang semakin hari semakin menyiksa, hingga kadang membuatku harus mengalah. Demi CINTA, aku akan tetap rela dengan keadaan seperti sekarang ini. Aku sangat yakin, saat bahagia itu akan segera tiba.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku berlari ke warnet dekat rumahku. Aku ingin mengirim email lagi buatnya, sebagai balesan sms yang baru saja dia kirim. Aku sedang tidak ada pulsa. Jadi aku putuskan untuk bales lewat email saja. Untunglah, warnet langgananku tidak sesesak sebelumnya, hanya ada satu-dua orang di sana. Segera aku duduk. Dan dengan perasaan CINTA, tanganku menari di atas tuts-tuts keyboard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kutatap wajahmu&lt;br /&gt;kutemukan kesejukan kala bibir manismu merekah&lt;br /&gt;dengan senyum di wajah cerahmu&lt;br /&gt;Kehidupanku laksana layar kecil&lt;br /&gt;yang menuju pulau idaman&lt;br /&gt;didalamnya kala ada suka, kala ada duka&lt;br /&gt;Tapi itulah realita&lt;br /&gt;Realita mempertemukan kita pada dua jalan&lt;br /&gt;yang membentang panjang di hadapan mata&lt;br /&gt;Kau tempuh saharamu yang jauh, akupun merangkak&lt;br /&gt;dalam pekat malam diujung petang tanpa ambang&lt;br /&gt;Dan aku takkan menyerah kala angin membuatku goyah&lt;br /&gt;Walau payah, lelah, memaksaku tuk mengalah&lt;br /&gt;Karna aku yakin, kebahagiaan akan datang dan impian&lt;br /&gt;akan menjadi kenyataan&lt;br /&gt;Datangmu ku tunggu, tuk hempaskan seluruh luka dan duka&lt;br /&gt;bersama air mata di peluk eratmu&lt;br /&gt;Percayalah...kau simponi hidupku&lt;br /&gt;Pengiring melodi sepi yang kita huni sampai nanti&lt;br /&gt;Love U n Miss U so Much&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas rasanya hati ini, setelah sejuta perasaan di hati dapat aku tumpahkan lewat untaian kata indah puisi. Ku harap, kekasihku bisa mengerti apa yang sedang aku rasa saat ini. Aku sangat merindukan sosok indahnya. Aku ingin segera bertemu kembali. Dua bulan perpisahan itu, ku rasa bagai berabad-abad lamanya. Benar kata mereka, CINTA itu semakin terasa saat orang yang kita cintai berada jauh dan tidak menemani kita di sisi.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah perjalanan kasih kami, selalu hanya lewat sapa sms, saling kirim email dan sekali-dua kali aku atau dia nelepon untuk sekedar tanya kabar dan kesibukan masing-masing. Kami menikmati hubungan seperti ini. Dengan menjalani hubungan yang seperti ini, kami bahkan lebih optimis bisa bersatu dalam jenjang yang lebih “sempurna”. Hubungan jarak jauh yang menurut beberapa orang sulit untuk bersatu, tidak berpengaruh sedikitpun terhadap kelancaran hubungan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, tidak bisa aku pungkiri, sebagai seorang perempuan, rasa khawatir dan takutku akan kehilangan dia, kadang-kadang membuatku curiga dan sempat ragu akan kesetiaan dia. Itu hal biasa. Semua perempuan merasakan hal ini, jika jauh dari sang pujaan hati. Untunglah, dia lumayan sering menyapaku. Sering memberiku semangat hidup. Selalu memperhatikan aku. Dia tahu apa yang paling diharapkan seorang perempuan dari seorang laki-laki, PERHATIAN. Rasa sayang dan cinta itu akan memudar, untuk kemudian akan hilang sedikit demi sedikit, kalau tidak dibumbui dengan perhatian yang sangat akan apa yang kita sayangi dan kita cintai. Rasa sayang itu ibarat bunga, perlu disiram dan dipupuk. Dibiarkan begitu saja, bunga itu akan layu, MATI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun berlalu, 25 Juni 2006&lt;br /&gt;Hubungan kami selama ini baik-baik saja, Alhamdulillah. Aku selalu berharap dalam setiap doaku, semoga Allah menjadikan dia sebagai pangeran rumah tanggaku, yang akan membimbingku dalam beribadah kepada-Nya. Hanya Tuhanlah yang bisa menentukan semua. Kami berdua manusia lemah yang hanya bisa berusaha. Segala ketentuan, kami pasrahkan hanya kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis shalat isya’, hp-ku kembali berbunyi, tanda ada sebuah message masuk. Ternyata, kekasihku kembali menyapaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang...aku akan berlibur ke Indonesia tahun ini, sehabis ujian term II nanti. Insya Allah, aku akan berangkat dari Cairo tanggal 3 Juli. Kamu akan menjemput aku di bandara kan? Aku pulang untuk meminangmu, sayang. Telah aku kirim surat pinanganku lewat email kemarin. Dibaca yaa..! See U&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji syukur hanya milikMu, ya Allah. Kau telah menjawab segala kegelisahanku selama ini. Kau balas kesabaranku selama ini dengan sesuatu yang setimpal. Terima kasih buatMu, ya Tuhanku...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sabar aku ingin membaca emailnya. Tak sabar juga ingin segera tanggal 3 bulan Juli. Aku pendam rasa tak sabarku itu. Esok pasti datang jua, aku akan mampir ke warnet setelah dari kampus. Aku ingin segera nyenyak dalam tidur. Ingin dia hadir dalam mimpi indahku malam ini, dengan sebuah cincin pertunangan yang nantinya akan melingkar di jari manisku.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat malam datang&lt;br /&gt;kau buat tidurku gelisah&lt;br /&gt;tuk tentukan kemana langkahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;De..&lt;br /&gt;sabarlah menanti&lt;br /&gt;takkan lama lagi&lt;br /&gt;saat musim berganti&lt;br /&gt;aku kan datang meminangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;De..&lt;br /&gt;percayalah hati ini pun sepi&lt;br /&gt;rindu akan hadirmu&lt;br /&gt;cahaya hidupku&lt;br /&gt;penerang jalanku&lt;br /&gt;kaulah yang akan menjadi irama dalam hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;De sayang...&lt;br /&gt;jangan menangis terus&lt;br /&gt;hapus air mata di wajah cantikmu&lt;br /&gt;penantianmu pasti berakhir di batas waktu&lt;br /&gt;percaya padaNYA,&lt;br /&gt;ini hanya likuan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang..&lt;br /&gt;janganlah kau risau&lt;br /&gt;gelisah hatipun jangan&lt;br /&gt;saat itu pasti kan datang&lt;br /&gt;saat ku datang padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ku katakan dengan indah&lt;br /&gt;izinkan aku meminangmu&lt;br /&gt;menikahlah denganku&lt;br /&gt;jadikan aku raja bagimu&lt;br /&gt;dalam istana hatimu..&lt;br /&gt;salam sayang selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, cerita tentang aku dan dia bukan lagi cerita sepasang kekasih yang sedang merajut CINTA. Bah, apa CINTA itu? Hasrat berlebihan untuk memiliki seseorang? Nafsu tak tertahan terhadap lawan jenis? Atau persepsi lainnya tentang CINTA? Tidak ada dalam cerita kami seperti itu. Lebih dari itu, cerita kami ini adalah cerita perjalanan hidup sepasang insan yang ternaung dalam lindungan Ilahi. Kami saling menyayangi karena-Nya. Dan walaupun nantinya ketentuan dari-Nya berkata lain dengan menghendaki kami berpisah sebelum sempat bertemu kembali, insya Allah kami akan menjadi orang yang tabah dengan sama-sama melepaskan ikatan karena-Nya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*De, hanyalah sebuah ikon.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31470492-115628797192648724?l=d-bay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d-bay.blogspot.com/feeds/115628797192648724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31470492&amp;postID=115628797192648724' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default/115628797192648724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default/115628797192648724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d-bay.blogspot.com/2006/08/ketika-de-curhat.html' title='Ketika De Curhat...!!!'/><author><name>D-Bay BloG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06442859232961986637</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://img174.imageshack.us/img174/3854/img0198wj3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31470492.post-115351541714504859</id><published>2006-07-21T13:54:00.000-07:00</published><updated>2006-08-22T17:20:41.480-07:00</updated><title type='text'>Cuma Bisa Berharap</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Rabb...&lt;br /&gt;Aku berdoa untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku&lt;br /&gt;Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu&lt;br /&gt;Seseorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad&lt;br /&gt;Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untukMu dan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau&lt;br /&gt;Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya&lt;br /&gt;Dan ia haruslah mengetahui bagi siap dan untuk apa ia hidup&lt;br /&gt;Sehingga hidupnya tidak sia-sia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas&lt;br /&gt;Seseorang yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku&lt;br /&gt;Seseorang yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasehatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisik, hartaku atau statusku tapi karena Engkau&lt;br /&gt;Seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi&lt;br /&gt;Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki tangguh ketika aku berada di sisinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang bisa menjadi navigator sang nahkoda kapal&lt;br /&gt;Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal&lt;br /&gt;Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa&lt;br /&gt;Seseorang yang sabar mengungatkan saat diriku lancang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku...&lt;br /&gt;Aku tak meminta seseorang yang sempurna sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak mengharap dia orang yang semulia Ummu Sulaim,&lt;br /&gt;Atau setaqwa Aisyah, pun setabah Fatimah,&lt;br /&gt;Ataupun sekaya bunda Khadijah, setegar Asma,&lt;br /&gt;Juga segagah Nusaibah, apalagi secantik Zainab&lt;br /&gt;Aku hanya mengharap seorang wanita akhir zaman,&lt;br /&gt;Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,&lt;br /&gt;Menjadi sholehah, menjadi ainul mardhiyah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku sadar aku bukanlah manusia mulia Muhammad SAW,&lt;br /&gt;Tidak setaqwa Abu Bakar,&lt;br /&gt;Pun tidak setampan Ali,&lt;br /&gt;Ataupun segagah Umar,&lt;br /&gt;Apalagi sekaya Utsman&lt;br /&gt;Aku hanyalah seorang pria akhir zaman yang punya cita-cita&lt;br /&gt;Berusaha mengikuti mereka, membangun keturunan yang sholeh&lt;br /&gt;Membangun peradaban, dan membuat Rasulullah bangga di akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku...&lt;br /&gt;Aku juga meminta&lt;br /&gt;Jadikan aku pelindung baginya&lt;br /&gt;Buatlah aku manjadi lelaku yang dapat membuatnya bangga&lt;br /&gt;Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh juwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu&lt;br /&gt;Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya&lt;br /&gt;Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat benyak dalam dirinya&lt;br /&gt;Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana&lt;br /&gt;Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga mawar tak mekar dalam semalam,&lt;br /&gt;namun bisa layu dalam sedetik&lt;br /&gt;Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari,&lt;br /&gt;namun bisa hancur dalam sekejap&lt;br /&gt;Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat,&lt;br /&gt;namun bisa saja terberai dalam sesaat&lt;br /&gt;Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan&lt;br /&gt;Tapi awal sebuah langkah&lt;br /&gt;Karenanya, jadikanlah pernikahan kami sebagai titian&lt;br /&gt;Untuk belajar kesabaran dan ridhoMu, ya rabb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu&lt;br /&gt;Aku berharap kami berdua dapat mengatakan :&lt;br /&gt;"Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat&lt;br /&gt;Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31470492-115351541714504859?l=d-bay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d-bay.blogspot.com/feeds/115351541714504859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31470492&amp;postID=115351541714504859' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default/115351541714504859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default/115351541714504859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d-bay.blogspot.com/2006/07/cuma-bisa-berharap.html' title='Cuma Bisa Berharap'/><author><name>D-Bay BloG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06442859232961986637</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://img174.imageshack.us/img174/3854/img0198wj3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31470492.post-115351423271819087</id><published>2006-07-21T13:29:00.000-07:00</published><updated>2006-08-22T16:24:33.700-07:00</updated><title type='text'>Hidup yang Dilematis</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;color:#000000;"&gt;Hidup ini kadang dilematis&lt;br /&gt;dan teramat sulit untuk di pikirkan.&lt;br /&gt;Perjalanan hidupku tak pernah lepas dari aral dan hinaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlalu pahit untuk di rasakan&lt;br /&gt;terlalu hitam untuk di lukiskan&lt;br /&gt;terlalu menyakitkan untuk di kenang&lt;br /&gt;terlalu berat untuk di katakan dengan kata-kata......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yach...andai kau tak ku temukan saat itu,&lt;br /&gt;Mungkin kebahagiaan takkan pernah kurasakan.&lt;br /&gt;Sejak itulah semua bermula&lt;br /&gt;Ada suatu asa yang menelusupi ruang-ruang hampa dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik kepedihan hidupku,&lt;br /&gt;Dia masih memberiku kesempatan tuk merasakan indahnya dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000000;"&gt;Ya Allah, ridhai keadaan ini&lt;br /&gt;Kuatkanlah aku dalam penantian ini&lt;br /&gt;Pertemukan aku dan jadikan dia sebagai teman hidupku&lt;br /&gt;Agar aku tak sendiri meniti hari-hari sepi yang panjang ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31470492-115351423271819087?l=d-bay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d-bay.blogspot.com/feeds/115351423271819087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31470492&amp;postID=115351423271819087' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default/115351423271819087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31470492/posts/default/115351423271819087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d-bay.blogspot.com/2006/07/hidup-yang-dilematis.html' title='Hidup yang Dilematis'/><author><name>D-Bay BloG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06442859232961986637</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://img174.imageshack.us/img174/3854/img0198wj3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
